Taylor Swift Saja Gemar Membaca, Masa Sih Kamu Tidak?
Sejak saat itu, saya menemukan musik dan itulah bentuk tulisan yang paling menginspirasi saya
Taylor Swift

Kalangan selebritas pada umumnya lekat dengan kesan glamor, pesta, serta hobi mahal. Namun, hal berbeda terjadi pada Taylor Swift. Di tengah kesibukan, ia tetap menyempatkan menjalani hobi yang tampak sederhana, namun berpengaruh dalam karier musiknya, yakni membaca.

Penyanyi asal Amerika Serikat (AS) ini berbagi cerita tentang kegemaran membaca dengan sejumlah murid sekolah di New York. Pelantun Shake It Off itu berharap para murid terinspirasi menyukai membaca buku.Taylor Swift sangat suka membaca buku dan gemar menulis, khususnya menulis lagu. Saking gemarnya menulis, artis kelahiran 13 Desember 1989 itu telah membuat novel yang sayangnya, hingga kini belum sempat dipublikasikan.

Pada usia sekitar 13-14 tahun, Taylor Swift menulis sebuah buku setebal 400 halaman mengenai perjalanan hidupnya, teman-temannya, dan siapa dirinya. Bahkan, ia sampai pernah ditinggal keluarganya berlibur selama musim panas saat ia asyik menulis buku.

"Sejak saat itu, saya menemukan musik dan itulah bentuk tulisan yang paling menginspirasi saya," ujarnya.

Penyanyi country pop ini mengaku, akan sangat senang jika kelak menjadi seorang penulis buku. "Bagaimana jika saya akhirnya menulis naskah atau buku, atau puisi? Itu akan sangat menakjubkan. Saya akan senang jika hal itu terjadi," tuturnya.

Pada pertemuan dengan para murid tersebut, Taylor Swift mendapat rekomendasi buku bacaan seperti The Glass Castle karya Jeannette Walls, Out of My Mind karya Sharon Draper, dan Harry Potter karya JK Rowling.

Dengan senang hati, Taylor Swift mengatakan, buku-buku tersebut akan dibacanya selama penerbangan.

Tak cuma berbagi inspirasi kegemaran membaca, Taylor Swift pada tahun 2014 mendonasikan ribuan buku melalui yayasan Scholastic Possible Fund. Scholastic Possible Fund merupakan organisasi non-profit yang fokus memberikan akses buku kepada anak-anak untuk membangun kegemaran membaca sejak dini. Buku donasi dari Taylor Swift tersebut kemudian disalurkan kepada 25 sekolah, yang masing-masing sekolah mendapat seribu buku.

Anda dapat meniru langkah kebaikan yang dilakukan Taylor Swift. Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri, di dalam negeri pun masih banyak anak-anak yang kesulitan mengakses buku. Oleh karena itu, Anda dapat terlibat melalui gerakan #BukuUntukIndonesia.

Langkah kebaikan Anda bisa dimulai dengan mengunjungi tautan www.BukuUntukIndonesia.com. Klik tombol "berbagi" di website Buku Untuk Indonesia. Kemudian, Anda akan diarahkan ke halaman Blibli.com untuk memilih paket berbagi yang diinginkan.

Dengan berbagi minimal Rp100 ribu Anda sudah berpartisipasi untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang lebih baik. Nantinya, dana yang terkumpul melalui gerakan #BukuUntukIndonesia akan dikonversi menjadi buku dan disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia.